Index News
- Jumat, 30 Juli 2010 - Indeks Dow Jones ditutup melemah 30,72 poin (0,29%) ke level 10.467,16. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 4,60 poin (0,42%) ke level 1.101,53 dan Nasdaq melemah 12,87 poin (0,57%) ke level 2.251,69. Bursa Wall Street kembali bergerak melemah tipis dalam transaksi perdagangan yang bergejolak. Investor juga menunggu rilis PDB AS pada Jumat ini. Mengawali perdagangan, bursa Wall Street sempat bergerak di teritori positif. Investor mulai berburu saham lagi setelah terjadinya pelemahan pada perdagangan Sebelumnya, terutama pada sektor teknologi.
Aksi pembelian selektif saham teknologi terjadi setelah sektor tersebut melemah hingga 1% menyusul proyeksi yang mengecewakan dari Nvidia Corp dan Symantec Corp. "Setiap waktu Anda melihat pembalikan seperti hari ini, sepertinya Anda memiliki pintu masuk yang sangat baik. Investor telah menunjukkan banyak banyak ketertarikan pada saham-saham dengan posisi bagus dan nama besar, namun mereka mencari pintu masuk yang baik. Namun komentar dari pejabat Bank Sentral AS membuat investor menahan diri. Gubernur Bank Sentral St. Louis James Bullard mengungkapkan kekhawatirannya seputar risiko AS akan mengalami hal yang sama dengan Jepang dalam hal anjloknya harga investasi.
"Setiap waktu Anda membuat perbandingan bahwa AS akan menyerupai Jepang, maka ini harus dipertimbangkan sebagai hal yang negatif," ujar Michael Sheldon, analis dari RDM Financial. Perdagangan berjalan moderat dengan transaksi di New York Stock Exchange mencapai 8,45 miliar lembar saham, di bawah rata-rata tahun lalu yang mencapai 9,65 miliar lembar saham.
- Jumat, 30 Juli 2010 - Nikkei melemah 0.8% di 9620.61 dengan berkembangnya kekhawatiran menjelang data GDP AS Q2 hari ini; pembelian terjadi akibat laporan earnings individu yang lebih baik dari perkiraan, diantaranya Sony dan Nissan Motor.
Kecemasan atas prospek ekonomi AS mempengaruhi earnings," kata Kenichi Hirano, pegawai operasional Tachibana Securities, membuat Nikkei hari ini berada di range 9600-9700. 33 Topix subindeks melemah; Mitsui Fudosan merosot 3.4% di Y1,287 akibat merosotnya pendapatan Q1, sehingga menyeret saham real estate menuju performa terburuknya (anjlok 2.5%).
Sony melonjak 4.7% di Y2,735 setelah menaikkan prospek tahunannya; Nissan Motor juga melonjak 1.5% di Y679 setelah meningkatnya pendapatan Q1. Panasonic melambung 2.5% di Y1,104.
- Jumat, 30 Juli 2010 - Harga minyak mentah AS tertahan dari penguatannya di sesi sebelumnya dan berkisar hanya diatas $78 per barel, seiring para trader yang menetap di sidelines sebelum data pertumbuhan AS kuartal 2 keluar hari Jumat. Minyak mentah AS untuk pengiriman September turun 16 sen ke $78.20 per barel. Kontrak (minyak) naik untuk pertama kalinya dalam seminggu, menguat $1.37 per barel untuk bertahan di $78.36 hari Kamis.
Industrial output Jepang secara tidak terduga turun bulan Juni dan banyak pabrikan memperkirakan kejatuhan lebih jauh di bulan-bulan berikutnya, memburuknya pemulihan ekonomi yang rapuh karena lemahnya dollar AS terhadap Euro, mendorong permintaan untuk harga minyak dalam dollar, dan setelah data Eropa menunjukkan sentimen ekonomi zona Eropa telah membaik.
- Jumat, 30 Juli 2010 - Bursa saham China dibuka melemah dipicu profit taking di bank kelas berat dan pengembang properti. Shanghai Composite Index turun 0,6% pada 2.633,27, diperkirakan bergerak di kisaran 2600-2650 untuk sesi berikutnya. Berbeda dengan optimisme analis bahwa bursa lokal akan melanjutkan trend konsolidasi setelah, analis Haitong Securities, Shan Lei mengirimkan catatan berhati-hati terhadap klien.
"Kegagalan baru-baru ini tidak berarti pembalikan arah pasar," katanya, pergerakan merosot tajam setelah laporan 1H. Namun, ekonomi makro, dan margin keuntungan perusahaan tetap berada dalam trend penurunan, yang akan mematok trend kenaikan di pasar.
ICBC turun 0,7% pada CNY4.33, Agriculture Bank turun 1,1% pada CNY2.80; China Vanke turun 0,7% pada CNY8.24, China Merchants Property turun 0,8% pada 18.89 yuan.
- Jumat, 30 Juli 2010 - Tingkat pengangguran musiman disesuaikan Jepang naik menjadi 5,3% pada bulan Juni, naik dari 5,2% pada bulan Mei, menurut laporan dari Departemen Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang, Jumat pagi. Sebuah survei Reuters terhadap ekonom memperkirakan tingkat pengangguran tidak berubah di 5,2%, sementara jajak pendapat Dow Jones Newswires memperkirakan 5,1%.
Badan ini juga melaporkan indeks harga konsumen inti, yang tidak memperhitungkan harga makanan yang volatile, turun 1% untuk periode tahunan, secara umum sesuai dengan perkiraan 1,1%. Tapi rata-rata pengeluaran rumah tangga bulan tersebut naik 0,5% secara riil dari tahun sebelumnya, jauh di atas prakiraan penurunan sebesar 0,5%. Pengeluaran rumah tangga turun 0,3% secara nominal.
|


 |